Minggu, 20 November 2016

Mengenal Seluk-beluk Kartu Kredit


Mengenal Seluk-beluk Kartu Kredit



Kartu kredit atau yang dikenal dengan uang plastik sepertinya sudah bukan menjadi hal yang luar biasa saat ini. Bahkan, tidak jarang orang yang memiliki kartu kredit lebih dari satu untuk memenuhi kebutuhan. Kalau digunakan dengan bijaksana, kartu kredit adalah alat transaksi yang cukup bermanfaat. Namun, jika penggunaannya tidak cermat, maka bukan tidak mungkin akan membawa kesengsaraan bagi pemiliknya.

Nah, sebelum terjerumus dalam hutang kartu kredit, pelajari dulu tips dan trik pemilihan kartu kredit berikut ini:

1. Hal utama yang harus Anda lakukan dalam memilih kartu kredit adalah membaca dengan seksama semua hal atau perjanjian yang terletak di lembaran aplikasi. Waspadai juga kalimat program promosi yang disertai dengan tanda bintang, sebab keterangannya ditulis dengan huruf yang sangat kecil dan ditaruh di akhir aplikasi bahkan nyaris tidak kelihatan.

2. Pilihlah bank penerbit kartu kredit yang cukup terpercaya, menyangkut bagaimana kerapian administrasi transaksi dan apakah bank itu sudah lama menerbitkan kartu kredit atau belum. Lihat pula apakah kartu kredit yang Anda pilih dapat diterima di banyak tempat (merchant) termasuk jika harus pergi ke luar negeri. Lihat pula apakah suku bunga yang diberlakukan cukup kompetitif atau bahkan lebih rendah.

3. Tingkat suku bunga bulanan menjadi salah satu aspek yang sangat penting dalam memilih kartu kredit. Secara umum kebanyakan institusi penerbit kartu kredit menerapkan bunga variable dimana sewaktu-waktu besarnya dapat berubah. Jangan terkecoh dengan bank yang mengenakan suku bunga nol akan lebih murah dibandingkan bank yang memberi suku bunga, misalnya, tiga persen.

4. Kebiasaan membayar tagihan kartu kredit juga merupakan aspek penting dalam memilih kartu kredit. Bila Anda termasuk dalam kelompok masyarakat yang membayar kartu kredit secara mencicil tiap bulannya, maka pertimbangan yang harus diambil adalah dengan mencari kartu kredit yang menawarkan bunga perbulan terendah. Akan tetapi apabila Anda termasuk kelompok masyarakat yang membayar lunas setiap tagihan bulanan kartu kredit Anda maka carilah kartu kredit dengan fee tahunan terendah dan memberikan program lainnya seperti undian, program reward dan frequent flyers dan lainnya.

5. Pilihlah kartu kredit sesuai dengan kemampuan Anda. Karena tiap jenis, baik itu silver, gold, atau platinum memiliki konsekuensi masing-masing. Kartu emas dan platinum adalah jenis kartu kredit premium yang menawarkan batas kredit sangat tinggi dan banyak manfaat tambahan. Bank biasanya menentukan standar pendapatan dan nilai kredit yang lebih tinggi bagi pemohon kartu ini.  Tingkat bunganya lebih tinggi dari kartu perak. selain itu, platinum juga menawarkan lebih banyak manfaat tambahan daripada kartu emas, dan tentu saja persyaratan aplikasinya juga jauh lebih tinggi. Iuran tahunannya sangat tinggi, sekitar dua kali lipat iuran kartu emas.

6. Bank syariah juga dapat dijadikan alternatif karena menawarkan produk perbankan syariah, seperti kartu kredit yang berbasis syariah yang sesuai dengan skema perbankan syariah. Kartu kredit Syariah menawarkan penghematan dalam hal bunga majemuk, membuatnya menjadi alternatif yang lebih murah dibanding kartu kredit konvensional. Beberapa juga mengenakan biaya tarik tunai yang lebih rendah dan layanan tambahan lainnya, seperti bonus keuntungan sampai dengan 2,5% per tahun. Lebih dari itu, kartu kredit syariah menawarkan keuntungan yang kurang lebih sama.

7. Jika Anda bekerja di perusahaan besar, mungkin perusahaan akan memberikan kartu corporate untuk keperluan perjalanan bisnis dan lainnya.  Meskipun Anda tidak perlu membayar pengeluaran, Anda perlu memperhatikan panduan sebagaimana ketika Anda menggunakan kartu kredit pribadi, misalnya memahami persyaratan, menyimpan kartu dengan aman, dan menggunakan kartu secara bertanggungjawab sesuai kebijakan perusahaan.  Anda juga perlu memberikan laporan pengeluaran yang akurat kepada perusahaan secara teratur karena perusahaanlah yang akan membayar tagihan.

Pada dasarnya, kartu kredit itu bukanlah sebagai instrumen kemudahan untuk berutang, melainkan harus diperlakukan sebagai alat untuk memudahkan dan keamanan dalam melakukan transaksi. Jangan sekali-kali belanja dengan kartu kredit semata-mata mengejar poin reward atau hadiah. Akan tetapi, belanjalah sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan budget Anda. (sumber)


Baca Artikel Hobi Berwirausaha Lainnya

Kamis, 17 November 2016

4M, Resep untuk Displinkan Budget

4M, Resep untuk Displinkan Budget



Berapapun penghasilan Anda, tanpa pengelolaan yang benar akan cepat habis. Dampaknya, keuangan Anda morat-marit.

Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengelola sehingga memperbaiki budget bulanan Anda tetap terkelola dengan baik.

Berikut ini adalah beberapa kiat sederhana untuk memperbaiki budget atau anggaran Anda:

1. Melunasi utang Anda secepatnya
Bila Anda membereskan utang, maka uang yang tersisa tidak membuat Anda tergoda untuk berbelanja. Melunasi utang berarti menghemat pengeluaran bunga utang.

Yang termasuk utang adalah kartu kredit dengan rata-rata bunga berkisar 40 persen per tahun. Sudahkah Anda memiliki bisnis dengan keuntungan sebesar itu? Selanjutnya adalah pinjaman atau cicilan, untuk rumah, mobil, motor dan lain lain. Berikutnya adalah tagihan bulanan. Meski sebenarnya bukan kategori utang, namun tagihan bulanan (listrik, air, keamanan, sewa rumah, dll), merupakan kewajiban yang harus Anda penuhi. Lunasi tagihan tersebut pada waktunya agar tidak dikenakan denda.

2. Memangkas pengeluaran
Untuk memangkas pengeluaran, amati kemana ‘larinya' uang. Selanjutnya, analisa apa yang Anda butuhkan. Memangkas pengeluaran adalah masalah ‘efisiensi' dan menuntut perubahan gaya hidup dan pola pikir Anda.

Catatlah semua pengeluaran Anda secara rapi dan rinci — termasuk uang parkir, uang tol, permen, jajanan, kopi, air, atau rokok. Apakah makanan kecil, kopi dan air bisa dibawa dari rumah, sehingga lebih ekonomis? Apa lagi yang dapat disubstitusi? Apakah TV kabel itu memang perlu? Apakah Anda dapat berhemat dengan membatasi saluran?
Hemat energi, air dan telepon: Pakailah listrik hanya bila diperlukan. Gunakan lampu hemat energi. Pakailah pesawat telepon rumah untuk menelepon atau SMS ketimbang menelepon dengan ponsel.

Untuk kendaraan bermotor, Apakah jumlah kendaraan Anda tidak berlebihan? Lakukan servis berkala agar hemat BBM dan menghindari kerusakan berat. Khusus BBM, rencanakan perjalanan Anda secara optimum. Hindari jalan macet karena kemacetan mengakibatkan pemborosan BBM.

Sementara untuk media, belilah majalah atau surat kabar yang bermanfaat saja. Begitu halnya hiburan, pilihlah hiburan dengan harga yang terjangkau. Tarif film, misalnya, tergantung pada gedungnya. Untuk sandang tinggalkan paradigma pakaian bermerek. Banyak produk pakaian yang bagus dengan harga ekonomis.

Begitu halnya pangan, belanjalah di supermarket karena lebih murah. Manfaatkan tawaran diskon atau sistem point belanja. Jangan memasak berlebihan. Untuk diskon, tunggulah ketika ada obral, manfaatkan diskon serta sistem reward (bank, supermarket, toko-toko besar) atau sistem 2-for-1.

3. Menjalani hidup cukup, bukan hidup mewah
Apa saja yang harus dilakukan:
-Mengganti TV, komputer, ponsel hanya bila perlu, bukan semata-mata karena mengikuti trend.
-Menahan dorongan membeli baju baru.
-Membeli barang hanya bila diperlukan, bukan karena mumpung murah.
-Membatasi penggunaan kartu kredit.
-Memanfaatkan kendaraan umum ketika bepergian.

4. Menabung
-Menabung setiap hari; ingat peribahasa, “Sedikit-sedikit, lama-lama menjadi bukit.”
-Memasukkan dana yang dihemat ke dalam tabungan. Contoh: Dari bandara Anda bisa naik Damri ketimbang naik taksi, maka uang yang dihemat sebesar Rp100.000 bisa dimasukkan ke tabungan. Ini sebagai wujud mengajar anak cucu untuk menabung sejak dini. (sumber)

Baca Artikel Hobi Wirausaha Lainnya di Ayopreneur

Rabu, 16 November 2016

Tips Sukses dari Dhanny Dahlan

Tips Sukses dari Dhanny Dahlan



Semangat pantang menyerah dengan mental kuat dibutuhkan dalam merintis bisnis. Seperti semangat prajurit spartan yang berpegang teguh mengejar misinya untuk menguasai dunia. Analogi ini diberikan pengusaha mode yang juga model era '80-an, Dhanny Dahlan, dalam lokakarya wirausaha bagi perempuan yang diadakan oleh Indonesia Business Link beberapa waktu lalu.

Pengalamannya membangun bisnis garmen, serta asuhan orangtua yang tegas namun penuh keterbukaan, membekali Dhanny untuk melambungkan bisnis mode sejak 1982. Krisis ekonomi 1998 yang melumpuhkan bisnisnya di bidang pakaian jadi, tak lantas meluruhkan semangatnya. Sejak 1998, bisnis dengan brand Dhanny Dahlan Collection di bawah PT Tri Asih Lestari ini kemudian berkembang dengan divisi pakaian seragam dan perorangan. Klien besarnya datang dari kalangan perbankan, travel, dan airlines. Mereka mempercayakan desain baju dan motif, serta produksi busana, pada perempuan yang dikenal tegas oleh karyawannya ini.

Dhanny berbagi tentang membangun kekuatan mental yang diperlukan pebisnis, baik pemula maupun yang tengah merintis bisnisnya:

Berani dengan perubahanMemutuskan untuk menjadi pebisnis memang membutuhkan waktu untuk meyakinkan diri sendiri. Namun modal penting bagi wirausahawan adalah keberanian melakukan perubahan, terutama terhadap diri sendiri. Mengubah kebiasaan dari pegawai menjadi bos kecil atas usaha yang tengah dibangun, serta menjadi pribadi yang terbuka, menjadi kunci untuk menjalankan perubahan.

Berani menguji adrenalinBisnis penuh dengan risiko dan ketidakpastian. Adrenalin teruji ketika menjalankan bisnis, termasuk saat menghadapi berbagai kesempatan. Bahkan adrenalin perlu dengan sengaja diuji dengan melakukan inovasi bisnis yang membuka peluang baru, tentu dengan memperhitungkan risikonya. Kekuatan menjalani berbagai peluang dan risiko inilah yang menguji mental pebisnis.

Hindari penyesalanDalam berbisnis dibutuhkan waktu untuk melihat apakah pilihan usaha bisa berhasil, cocok atau tidak. Jika ternyata gagal, jangan pernah menyesal dan menjadi rendah diri. Sikap ini hanya akan menggerogoti mental. Namun mental semakin terasah jika penyesalan tidak pernah ada dalam kehidupan Anda sebagai pebisnis.

Positif dan realistis menghadapi kegagalanMenghadapi kegagalan bisa dengan dua cara, kata Dhanny. Sebelum membuat keputusan, beri waktu 1-2 bulan untuk membuat emosi lebih stabil. Lalu buat keputusan apakah memulai kembali bisnis yang sama atau menjadikannya kenangan, dan maju lagi dengan hal yang berbeda. Di sinilah pebisnis perlu mengukur kemampuan diri, belajar dari pengalaman sebelumnya.

Membangun diri, bukan melawannya

Wajar jika Anda merasa sedih jika mengalami kegagalan menjalankan bisnis. Bisnis juga mengalami pasang-surut. Emosi yang dialami jangan dilawan, namun lakoni saja keadaannya. Cari teman bicara yang menurut Anda bisa membantu keluar dari masalah. Apakah dengan guru spiritual, psikolog, atau teman dekat siapapun yang Anda percaya mampu membangun diri. Atasi masalah dan mulai kembali membangun diri dan bisnis baru sesuai takaran kemampuan Anda. (sumber)


Minggu, 13 November 2016

Jadilah Pemimpin yang Membuat Perbedaan

Jadilah Pemimpin yang Membuat Perbedaan


Semua orang sebenarnya layak menjadi seorang pemimpin. Namun, tidak semua orang mampu menjalankan amanat yang menjadi tanggung jawabnya. Pada dasarnya terdapat lima dasar dan sepuluh praktik teladan perilaku dalam kepemimpinan. Berikut ini beberapa dasar seorang pemimpin:

1. Pemimpin menantang proses
Pemimpin selalu mencari kesempatan untuk mengubah status quo. Mereka mencari cara-cara inovatif untuk meningkatkan organisasi yang dipimpinnya. Mereka bereksperimen dan mengambil risiko. Karena mengambi risiko kemungkinan melakukan kesalahan dan gagal cukup besar, para pemimpin menerima kekecewaan itu sebagai kesempatan belajar.

2. Pemimpin mampu memberi inspirasi visi kepada orang lain
Para pemimpin percaya bahwa mereka dapat membuat perbedaan. Mereka membayangkan masa depan, menciptakan pencitraan yang ideal dan unik dari organisasi yang dipimpinnya. Melalui penampilan yang kuat dan tenang pemimpin sehingga akan membawa orang lain untuk mewujudkan mimpi tersebut.

3. Pemimpin memungkinkan orang lain untuk bertindak
Pemimpin selalu memupuk semangat kerjasama dan membangun tim. Mereka secara aktif melibatkan orang lain. Mereka memperkuat orang lain, membuat setiap orang merasa mampu dan berkuasa.

4. Seorang pemimpin menentukan cara meraih tujuan
Mereka menetapkan nilai-nilai tentang bagaimana karyawan, rekan, dan pelanggan harus diperlakukan. Mereka menciptakan standar keunggulan dan kemudian menetapkan contoh bagi orang lain untuk mengikuti.

5. Pemimpin mempunyai keteguhan hati

Para pemimpin percaya mereka mendapatkan hal luar biasa dilakukan dalam organisasi dengan kerja keras. Untuk menjaga harapan dan tekad hidup, para pemimpin mengakui bahwa individu-individu membuat kontribusi untuk pendakian ke puncak. Dan setiap tim pemenang akan diberi imbalan olehnya atas usaha mereka. Mereka dapat membuat semua orang merasa seperti pahlawan. (sumber)